Kamis, 05 Mei 2016

TUHAN-PUN ADIL

Berbicara tentang adil, otomatis keterkaitan dengan pemberi, dia adalah Tuhan. Pusat ini sudah menjadi perhatian publik. Khususnya bagi yang memiliki masalah atau juga bermasalah. Dalam hal ini, banyak sekali problemmatika yang kita tidak sadari. Berikut fatwa kamus besar bahasa error adalah Teka-teki Kehidupan. Haha ngarang
DIBALIK PERMASALAHAN, PASTI ADA PERNYATAAN INDAH.
Gue yakin 100% Tuhan pasti ngasih kesempatan buat ngerasain hidup yang banyak dinikmati oleh para pendahulu yang sukses. Cuma saja kita enggak sadar akan ujian yang diberikan Tuhan pada kita.
Problem yang disupley Tuhan pada makhluknya tak seperti mumi mesir, mengawet tanpa balsem pengawet.
Mawar indah itu harusnya jangan di pegang, dia berduri. Akan semakin melukai tanganmu jika terus kau genggam. Terkisis waktu yang tepat pasti menjumpai.

SUARA AYAM

Tepat pada pukul 03.00 WIB hampir semua ayam bersuara, seperti sedang menyaksikan pertandingan sepak bola. Aku pun terbangun dan melihatnya dari jendela kaca. Sambil ku putarkan kedua bola mataku, ke kanan dan kekiri. Mana ayamnya? Kok gak ada. "Kataku.
Hanya embun pagi yang sedang bergoyang diatas aspal seperti asap rokok yang terlihat jelas. Menutupi jalan bagi para pengendara yang berlewatan.
Kalau saja kutemukan ayam itu, akan ku hukum, akan kusuruh dia push-ap sambil ngupil. Ya, aku marah pada sikap dia mengeluarkan kokokannya itu, membuat kami para penikmat tidur malam  terganggu. Sial, apa dia benar-benar bodoh,  karena tak pernah disekolahkan. Atau dia hanya seekor idiot yang tak kenal malamnya bagi para penikmat tidur.

KESIANGAN

"Ya, Tuhan. Kau..." aku tak meneruskan kata-kataku.
 Aku melihat tubuh yang terkoyak-koyak itu mencoba dengan kekuatan yang masih tersisa untuk bangkit,
Tetapi kembali lemas tak berdaya.
Hanya matanya saja yang tetap dingin kearahku,
Banyak suara yang aku tak sadari, dekat sekali rasanya.
Aku menoleh ke samping kanan, kiri, dan tepat di depan tubuhku yang terbaring lurus.
Ouh, bulsyit. "Kataku"
Tragedi apa ini, aku di sholati layaknya orang tak bernyawa.
Aku baru sadar, ternyata waktu sudah siang.