Mak,
Seharusnya sudah saatnya aku hanya mendengar senandung lagu merdu dibibirmu,
Bukan lagi zholimnya di dunia selepas pahitnya perjuanganmu untuk membesarkanku yang masih ku ingat saat ini,
Mak,
maafkan aku belum bisa jadi jagoanmu, tuk hilangkan tita-tita kesedihanmu yang telah mencabik-cabik sanubariku,
Mak,
Katakan pada Tuhan dalam sujudmu, bahwa kado terindah dalam hidupku yaitu jika mampu membahagiankanmu,
Mak,
Hiburlah dirimu dalam indah mimpi di tidurmu malam ini,
Karena ku yakin jika saatnya nanti keajaiban ILLAHI akan menjadikan engkau wanita paling bahagia di dunia ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar